Serba Serbi, Tidak Dikategorikan

Pengalaman Merasakan Nyeri di Payudara Akibat Tumor Jinak (FAM)

Technology vector created by pch.vector – www.freepik.com

Hai sahabat setia Jendela Mama jika sebelumnya kalian sudah membaca postingan tentang Pengalaman menjalani operasi caesar plus tips agar jahitan cepat kering maka kali ini saya akan sharing tentang tumor payudara yang berada di payudara saya selama bertahun-tahun. Untuk pengalaman menjalani operasi pengangkatan tumor jinak ini akan saya share di postingan selanjutnya.

Tumor jinak atau FAM (Fibroadenoma Mammae) kebanyakan dialami oleh wanita di masa produktif 15-35th. Dulu saat sadar bahwa di payudara kiri saya terdapat benjolan yang sudah sebesar bola pingpong saya berusia 18 tahun. Pada tahun-tahun awal tumbuhnya benjolan itu saya sama sekali tidak merasakan nyeri. Tetapi pada tahun ke 3 tepatnya ketika saya masih duduk di bangku kuliah, rasa nyeri itu mulai datang terutama saat tubuh dalam kondisi yang kelelahan. Rasa nyeri itu juga muncul ketika emosi saya tidak stabil. Ketika dalam kondisi sedih rasa nyeri di payudara terasa hingga menjalar ke tangan kiri. Entah itu hanya sugesti yang berlebihan atau bukan tapi rasa nyeri itu nyata.

Setelah sempat putus asa dan pasrah maka saya memutuskan untuk kontrol ke dokter. Menurut hasil diagnosa awal benjolan yang terdapat di payudara kiri saya adalah tumor jinak. Dokter menyarankan untuk segera dilakukan tindakan operasi dan saya meminta waktu untuk berfikir. Namun saya memutuskan untuk menundanya. Hal ini karena saya takut meja operasi. Saya takut tidak bisa bangun lagi setelah dibius (maklum masih labil waktu itu), dan takut setelah dioperasi justru membangunkan macan tidur.

Next akan saya share lagi di postingan selanjutnya. 😊