Jadi Mom-Blogger banyak suka nya ketimbang duka nya lho bund. Ah masa sih?

Ini beneran berdasarkan pengalaman pribadi aku. Jadi sebelum memulai memaksakan diri untuk terjun lagi dari nol menjadi blogger sebelumnya aku udah pernah mencoba menulis dan membuat konten di platform wapsite dan blogspot dari jaman kuliah. Sebelum balik ke rumah, aku selalu nyempetin waktu ke perpustakaan kampus hanya buat buka situsku di beberapa komputer perpus 🤣 biar apa? Ya biar ada cuan nya. Karena fokusku dulu adalah wapsite/blogspotku harus menghasilkan uang jajan. Dan berhasil, cukuplah buat upgrade gadget di jaman itu.
Setelah mendapatkan gadget impianku akupun vacum dari dunia tulis menulis dan mulai lagi sekarang setelah aku menjadi seorang Mama. Yups, aku mulai dari nol, tapi bukan untuk mengejar cuan saja melainkan untuk berbagi pengalaman dan wawasan kepada sesama Mama di luar sana melalui Jendela Mama ini 🥰. Eits jangan dikira membuat konten tulisan di blog itu tinggal klik langsung jadi ya. Ada beberapa proses yang cukup bikin pusing kepala lho.
1. Menentukan topik
Nah ini sering banget bikin tulisanku mentok jadi draft karena kurang memahami topik yang pengen aku tulis. Kadang juga aku terlalu terpaku sama satu topik yang belum aku pahami tapi udah berani ngetik akhirnya mangkrak deh di tengah jalan.
2. Mengatur waktu
Buat menghasilkan satu tulisan bagiku waktu di malam hari adalah saat yang tepat, dan harus nunggu anak tidur dulu. Jadi bener² harus tengah malem ngetiknya. Dan ini sering bikin badan jadi panas dingin dan kualitas tidur menurun.
Dibalik duka itu tentunya banyak banget suka yang aku peroleh dengan menjadi Mom-Blogger yaitu aku bisa berbagi pengalaman dengan blogger lain di komunitasku, bisa tambah teman, bisa upgrade ilmu. Dll. Kalau kalian apa aja nih suka duka jadi blogger? yuk sharing 🥰