Sebelumnya saya mengucapkan Taqabbalallahu minna wa minkum, ja’alana minal a’idin wal fa’izin mohon maaf lahir dan batin, jika ada bahasa dan tata kalimat saya yang menyinggung pembaca karena manusia tempatnya salah dan dosa. 🙏Hari ini kembali lagi berkutik di dunia perblog-an setelah menikmati liburan hari raya Idul Fitri tahun ini. Rasanya pikiran dan tubuh seperti di refresh oleh Allah SWT. Oke tak perlu berlama-lama lagi langsung saja saya mau sharing tentang outfit lebaran saya tahun ini.
Baju baru saat lebaran, pentingkah?
Seiring dengan bertambahnya usia dan tingkat kedewasaan, menyadarkan saya bahwa membeli baju baru saat lebaran bukanlah hal yang penting lagi. Saat ini yang lebih utama adalah kepentingan anak, suami, dan keluarga. Biasanya saat hari raya saya membeli beberapa pasang baju baru, namun untuk hari raya kali ini saya hanya membeli satu pasang saja. Hal ini terjadi karena saya sudah berdamai dengan diri sendiri. Ya, dulu saat darah muda masih bergejolak rasanya ada yang kurang jika tidak banyak membeli baju saat hari raya. Karena biasanya silaturahmi tidak cukup hanya 1-2 hari. Butuh waktu beberapa hari untuk mengunjungi sanak saudara sehingga membutuhkan beberapa pasang baju. Namun kali ini saya memutuskan bahwa saya harus berubah. Kebiasaan membeli baju baru harus dikurangi.

Baju ini saya beli pada tahun 2018 lalu saat saya masih lajang. Lama sekali bukan, dan alhamdulillah ternyata masih muat saya pakai mengingat berat badan yang sudah melonjak drastis 😆. Hijab yang saya kenakan itu usianya lebih lama lagi karena saya beli ketika semester akhir kuliah, tepatnya sekitar 5 tahun yang lalu. Dan ternyata masih pantas untuk dikenakan.
Sebagai seorang istri dan ibu saya berusaha mengurangi hal-hal konsumtif serta lebih fokus membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Karena esensi menyambut hari raya bukan dengan mengenakan baju baru tapi lebih kepada perubahan hati yang bersih dan akhlak yang semakin baik. Bismillah semoga saya dan pembaca setia Jendela Mama bisa menjadi role model untuk keluarga terutama untuk anak-anak kita. Aamiin.